Oleh: mgmpjepangjatim | 6 Januari 2010

Rasa Iri dan Onigiri

Naskah pidato pemenang Juara 1 pada Lomba Pidato tingkat Jatim, diadakan oleh Universitas Negeri Surabaya, 2009

「rasa iri」と「おにぎり」

(Britantia Juliant)

皆さん、おはようございます。皆さんはおにぎりを知っていますか。知っているでしょう。食べたことがありますか。今回私は「rasa iri」と「おにぎり」について話したいと思います。「rasa iri」は日本語で「妬ましいこと」です。では、「rasa iri」と「おにぎり」との関係はなんなんでしょうか。

私は友達がたくさん持っています。学校でもインターネットでもいます。友達はいい人だと思います。一人一人、特徴なことを持って、素晴らしいと思います。

例えば後輩のエビ君です。彼は頭が良くて、ピアノ、ふえ、バイオリン、ギーターなどの色んな楽器が得意です。

それから、友達同士のデヴィさんです。彼女は日本語が上手で、漫画を描くのも上手です。それだけではなく、レモのような伝統的なダンスも、よさこいのような日本の踊りも踊ることができます。

後は、ITマスターのハナフィ君です。学校で教われていないソフトウェアーでも得意です。ウエブサイトをハッキングするとか、暇な時にパソコンウイルスまでも作られて、本当にコンピュータマニアです。それにしても、悪いことはしないですよ。

他の素晴らしい友達がまだまだたくさんいます。こういうような周りの人達がいて、「それで、私はどうでしょうか。自分の素晴らしいものは何?」と自分によく話します。私は日本語の能力がまだ駄目だし、絵を描くのもそんなに上手ではありません。友達を見て、「どうして私はデヴィさんとか、エビ君じゃないの。得意な友達のようになったらいいな。」と考えてしまいます。

ある日、友達がこう話してくれました、「人間は一人一人違いますよ。自分がアビリティーをきっと持っています。そのアビリティーはおにぎりのうめぼしのようなものです。」。彼女の言ったことは全然分かりませんでした。「世の中でね、人の背中にはいろんな形、色、いろんな味のうめぼしが貼ってありますよ。体の後ろに貼ってありますから、人は自分のうめぼしを見ることができないかもしれない。」と友達が長く説明しました。

そうですね、今まで、自分が何も持っていない、自分はただのご飯だけだと思っています。実はそうではないかもしれません。私の背中にうめぼしがきっとあるでしょう。他の人のうめぼしを見て、すっぱいという妬ましい感じが出てくるかもしれませんが、小さくても、ご飯の中にうめぼしがあるとおいしいでしょう。

だから今、他の人に妬ましいことはしないで、自分が特別なONLY ONEになればいいと思います。小さくても、おいしいうめぼしをきっと持っていますから、一所懸命にやればいいのことだと思います。

では、今回のスピーチはこれで終わります。どうもありがとうございます。

“RASA IRI” dan “ONIGIRI”

(Britantia Juliant)

Para hadirin, selamat pagi. Apakah para hadirin tahu tentang onigiri? Pasti tahu bukan? Apakah pernah memakannya? Kali ini, saya akan berbicara mengenai “rasa iri” dan “onigiri”. “rasa iri” dalam bahasa Jepang adalah “netamashii koto”. Tapi, apa ya hubungan antara “rasa iri” dan “onigiri”?

Saya mempunyai banyak teman, baik di sekolah maupun di dunia maya. Menurut saya, teman saya adalah orang yang baik, Masing-masing mempunyai kelebihan sendiri-sendiri, yang membuatku kagum.

Misalnya saja, Ebi kun. Selain pintar, dia juga pandai memainkan berbagai alat musik sepertipiano, seruling, biola, gitar dan lain-lain.

Lalu, teman sekelas saya Devi san. Dia pintar bahasa Jepang dan menggambar komik Jepang. Selain itu, dia juga pintar menari tarian tradisional seperti remo, dan tarian Jepang seperti yosakoi.

Kemudian, Hanafi kun, seorang IT master. Dia menguasai berbagai software, meski belum dipelajari di sekolah. Dia juga bisa meng-hack web site, atau membuat virus di waktu senggang. Benar-benar komputer mania. Namun demikian, dia tak menggunakannya untuk hal buruk.

Teman-teman yang mengagumkan lainnya masih banyak. Dikelilingi orang-orang yang mengagumkan seperti ini, saya sering berbicara pada diri sendiri, “Kalau begitu, aku bagaimana? Hal mengagumkan apa yang ada pada diriku?”. Kemampuan bahasa Jepang saya masih rendah, saya juga tidak pintar menggambar. Jika melihat teman-teman, saya menjadi berpikiran demikian, “Mengapa aku tidak menjadi Devi atau Ebi saja? Pasti senang bila aku menjadi orang yang hebat seperti mereka”.

Suatu hari, teman saya berkata demikian, “Manusia itu masing-masing berbeda. Setiap orang pasti memiliki kelebihan. Kelebihan itu bagaikan umeboshi dalam onigiri”. Saya tidak mengerti sama sekali dengan pembicaraan teman saya. Lalu teman saya menjelaskan lagi, “Di dunia ini, di setiap punggung manusia terdapat berbagai macam bentuk, warna dan rasa umeboshi. Mungkin karena berada di belakang, maka banyak yang tidak bisa melihat umeboshinya sendiri”.

Begitu ya, sampai sekarang saya sering berpikiran bahwa saya tidak punya apa-apa, saya hanyalah nasi putih biasa. Padahal sebetulnya mungkin tidak begitu. Di punggung saya pasti juga ada umeboshi. Ketika melihat umeboshi orang lain, mungkin ada perasaan kecut pada diri kita, namun, meski kecil, umeboshi yang ditaruh di dalam nasi pasti enak bukan.

Oleh karena itu, kita tidak perlu iri dengan orang lain. Akan lebih bagus kalau kita menjadi diri kita, ONLY ONE. Meskipun kecil, pasti kita mempunyai umeboshi yang enak. Kita harus selalu bersemangat.

Sekian pidato saya. Atas perhatiannya, saya ucapkan terima kasih.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: