Oleh: mgmpjepangjatim | 2 Agustus 2009

Mengenal pengarang Genji Monogatari

Genji Monogatari adalah sebuah novel yang sangat terkenal di Jepang. Cerita yang sangat legendaries ini, merupakan sebuah roman panjang pada abad 10-11 (zaman Heian). Pengarang cerita ini adalah Murasaki Shikibu. Tidak banyak yang bisa diungkap dari Murasaki Shikibu. Konon katanya, Murasaki Shikibu adalah wanita istana sekaligus penulis ternama pada masa itu. Genji Monogatari menceritakan tentang keanggunan dan keromantisan yang melingkupi kehidupan di istana. Murasaki Shikibu sebenarnya adalah nama samaran. Murasaki bisa berarti wanita yang mempunyai kedudukan penting dalam cerita Genji. Dilihat dari kosakatanya, “murasaki” berarti warna ungu dan bunga fuji.

Pada zaman Heian ada anggapan yang beredar, bahwa jika pengarang perempuan menulis nama asli dalam karangannya, maka itu akan menjadi hal yang tabuh. Ada juga yang berpendapat bahwa Murasaki Shikibu berasal dari keluarga Fujiwara.

Pada pertengahan zaman Heian, karya sastra banyak didominasi oleh kaum wanita. Hal ini dimungkinkan karena pada masa itu Jepang relatif bebas, menganut politik selir dan juga dikarenakan sifat konvensional (kolot) para kaum laki-laki. Sejak berusia 10 tahun, Murasaki belajar kanbun no shomotsu dari ayahnya. Di luar dugaan, ternyata daya ingatnya sangat cepat dan kuat.

Murasaki Shikibu menikah pada tahun 998 atau 999. Banyak yang mengatakan dia terlambat menikah, namun ia terlihat masih berumur sekitar 20-an tahun. Ia menulis buku harian yang dinamakan “Murasaki Shikibu Diary” yang menceritakan bagaimana ayahnya meratapi dirinya yang belum juga melahirkan seorang anak laki-laki. Ayahnya menjadi gubernur Echizen, hampir dekat ke utara ibukota Kyoto. Murasaki Shikibu hanya mempunyai anak perempuan yang lahir pada tahun 999 dan ia sendiri menjanda sejak tahun 1001. Dalam Nihon no Rekishi dikatakan bahwa 3 tahun setelah menikah, suaminya meninggal. Setelah itu, barulah dia menulis cerita Genji Monogatari. Dan dikatakan pula bahwa ayahnya bernama Fujiwara no Tametoki, sedangkan anak perempuan Murasaki bernama Fujiwara no Michinaga. Beberapa tahun, sambil menulis Genji Monogatari, Murasaki juga mengajarkan gakumon.

Dalam Murasaki Shikibu Diary juga ditulis bahwa ia pergi ke istana pada masa Permaisuri Akiko / Shoushi pada abad 11, hari ke-29 bulan 12 kalender bulan. Saat itu tidak disebutkan tahun yang pasti, tapi diperkirakan saat itu sekitar tahun 1005 atau 1006.

Mengenai kematian Murasaki Shikibu pun tidak diketahui secara pasti. Diperkirakan bahwa ia meninggal pada tahun 1015 dan makamnya ada di Kyoto. Menurut versi Nihon no Rekishi, dia meninggal sekitar umur 45 tahun. ————————————————————————————————

Sumber pustaka : Amari, Drs. 1994. Nihon Rekishi. Penerbit : University Pres Ikip Surabaya, Surabaya. Kouta, Kodama. 59 Showa. Shonen Shojo – Nihon no Rekishi Vol.5. Penerbit : Shogakukan, Jepang. Shikibu,Murasaki, diterjemahkan oleh Edward G. SEIDEN Sticker. The Tale of Genji. Penerbit : Tuttle Publishing, Singapura.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: